livescore

The Lilywhites Menang 3-1

Tottenham Hotspur berhasil mencuri tiga poin saat menjalani laga tandang ke markas Ludogorets Razgrad di Liga Europa. The Lilywhites menang 3-1.

Matchday 3 Grup J Liga Europa 2020 mempertemukan Ludogorets vs Tottenham. Pertandingan digelar di Ludogorets Arena, Jumat (6/11/2020) dini hari WIB.

Tottenham mampu mencetak dua gol di 45 menit pertama. Harry Kane dan Lucas Moura yang menjebol gawang Ludogorets, sekaligus membawa klub asal London itu unggul 2-0 hingga turun minum.

Statistik babak pertama menunjukkan dominasi Tottenham dengan 12 kali percobaan tendangan ke gawang, serta 53 penguasaan bola. Ada pun Ludogorets hanya dua kali menembak bola dan menguasai bola 47 persen.

Di babak kedua, Ludogorets mencetak gol lewat tendangan voli Claudiu Keseru. Tottenham menambah gol lagi via Giovani Lo Celso, sekaligus memastikan kemenangan 3-1 timnya atas tuan rumah.

Dengan hasil ini, Tottenham telah mendapatkan enam poin dan berada di posisi kedua Grup J di bawah Royal Antwerp. Sementara itu, Ludogorets terbenam di posisi buncit dan belum meraih poin sama sekali dari tiga pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Tottenham langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Hasilnya, gol berhasil diciptakan Harry Kane di menit ke-13.

Striker The Lilywhites itu berhasil menanduk bola sepak pojok Lucas Moura ke dalam gawang Ludogorets. 1-0 Tottenham memimpin.

Tim tamu hampir menggandakan keunggulan di menit ke-24. Matt Doherty melepaskan bola tembakan di dekat gawang Ludogorets yang masih bisa ditepis Plamen Iliev.

Gol! Tottenham menggandakan keunggulan di menit ke-32. Moura membuat gol tap in di depan gawang Ludogorets, memanfaatkan umpan tarik Kane dari sisi kanan. Skor berubah 2-0.

Keunggulan dua gol Tottenham atas Ludogorets tidak berubah hingga memasuki waktu istirahat.

Di babak kedua, tim tuan rumah berupaya mengejar ketertinggalan. Gol pertama Ludogorets pun tercipta pada menit ke-50.

Claudiu Keseru mendapat bola lambung di kotak penalti yang langsung ditendangnya dan tak kuasa dibendung Joe Hart. Kedudukan berubah 1-2.

Tottenham merespons dengan mencetak gol ketiga di menit ke-61. Son Heung-min, yang baru saja masuk menggantikan Moura, mengirimkan bola umpan ke kotak penalti yang diselesaikan Lo Celso menjadi gol. Tim tamu menjauh 3-1.

Tim tamu berupaya menambah skor di sisa yang ada. Namun hingga pertandingan tuntas, skor 3-1 untuk Tottenham tidak berubah.

Susunan Pemain

Ludogorets Razgard: Plamen Iliev; Jordan Ikoko, Georgi Terziev, Olivier Verdon, Anton Nedyalkov; Stephane Badji, Anicet Abel; Elvis Manu, Cauty Souza, Dominik Yankov; Claudiu Keseru.

Tottenham Hotspur: Joe Hart; Ben Davies, Eric Dier, Toby Alderweireld, Matt Doherty; Moussa Sissoko, Harry Winks; Gareth Bale, Giovani Lo Celso, Lucas Moura; Harry Kane.

Livescore Sepakbola

Chelsea Diminta Tak Pikirkan Kekalahan Kontra Liverpool

Chelsea Diminta Tak Pikirkan Kekalahan Kontra Liverpool

Mateo Kovacic mendesak agar rekan setimnya di Chelsea lupakan kekalahan dari Liverpool dan fokus pada laga berikutnya.

The Blues secara mengejutkan harus menelan kekalahan 2-0 saat melawan Liverpool di pekan kedua Liga Inggris 2020/21. Dua gol kemenangan The Reds melalui Sadio Mane masing-masing pada menit 50 dan 54.

Bertanding di Stamford Bridge, Chelsea dalam laga itu harus kehilangan Andreas Christensen lantaran sang pemain mendapatkan kartu merah usai melanggar Sadio Mane. Namun, di babak kedua mereka mempunyai peluang untuk mencetak gol dari titik putih. Sayangnya Jorginho gagal menjalankan tugasnya.

Kekalahan itu pun membuat klub asal London Barat sedang dalam tekanan. Pasalnya, mereka sejauh ini tim Liga Premier yang sibuk di bursa transfer dengan mendatangkan beberapa pemain anyar berkualitas.

Rekomendasi Website Situs Liveskor Hasil Pertandingan Sepakbola

Belum Pulang, Romelu Lukaku Dihukum MU

Manchester United mulai gerah dengan tingkah laku Romelu Lukaku. Alhasil mereka menghukum sang penyerang.

Suspensi ini dikarenakan oleh keputusan Lukaku yang memutuskan melakukan latihan dengan tim waktu kecilnya, Anderlecht, bukanlah dengan Manchester United. Hal itu membikin pihak tim menjatuhinya denda 400 000 poundsterling. Jumlah ini sepadan dengan bayaran sepanjang 2 minggu yang dia terima.

Lukaku sebelumnya telah pergi dari tim Ole Gunnar Solskjaer pada tur pra-musim. Dia kembali lebih segera menuju Inggris untuk menyelesaikan transfernya menuju Italia.

Namun begitu hingga sekarang mantan bintang Chelsea tidak jua hengkang. Negosiasi yang berbelit-belit antara United, Juventus, dan jua Inter Milan membikin nasib Lukaku tak jelas.

Sekarang tim yang dijuluki Setan Merah telah balik lagi menuju Inggris untuk menyiapkan diri jelang kompetisi musim anyar Premier League. Kondisi ini kenyataannya tak membikin Lukaku balik lagi. Dia malah memilih Anderlecht menjadi tempat ia latihan untuk membangun kembali kebugaran fisiknya.

Tindakan ini juga yang tak diterima Manchester United sampai membikin mereka memberi denda lumayan besar pada bintang berumur 26 tahun itu.

Hingga sekarang kondisi Romelu Lukaku tidak jua menemui titik terang. Dia tengah ada di persimpangan jalan apakah menambatkan hatinya menuju Inter Milan, Juventus, ataupun malah menetap di Old Trafford.

Juventus yang menggunakan Paulo Dybala menjadi alat tukar rasa-rasanya kesempatan kecil untuk menyabet Lukaku. Sebab Dybala keberatan gabung United. Adapun Inter belum lama meroketkan tawaran senilai 75 juta €. Tapi, tim United tidak memberi jawaban atas penawaran itu.

Defender Bidikan Arsenal dan United Ditaksir 12 Tim

Pemain bertahan kanan Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Meunier, mengakui memiliki peluang untuk pindah semenjak Januari silam. Meunier mengatakan terdapat 12 tim yang mengidamkan dia.

Meunier tidak sering memperoleh peluang tampil dalam PSG selama kompetisi musim 2018-19. Lantaran, juru tak-tik Thomas Tuchel lebih terus mengandalkan Dani Alves untuk mengisi posisi defender sebelah kanan.

Kondisi itu memicu niatan Meunier untuk pergi dari Stadion Parc des Princes pada jendela transfer tengah musim 2019. Walau jadi bidikan sejumlah tim, pemain bertahan tim nasional Belgia ini pada akhirnya memutuskan tinggal bareng Les Parisiens.

“Ada beberapa tim yang menghubungi aku. Jumlahnya 12 tim dan seluruhnya berkompetisi di 5 liga papan atas Eropa, ” kata Meunier, sebagaimana ditulis Le Parisien.

Kendati begitu, Meunier tak menjamin waktu depannya meski tengah mau berjersey PSG. Ia menyerahkan nasibnya menuju tangan Tuchel dan manajemen tim.

“Saya menjelaskan pada manajer jika aku mau tinggal. Mereka (manajemen klub) tak menjawab sebab tentu mau jual aku, ” tutur Meunier.

“Jika mereka perlu duit demi Financial Fair Play dan aku paham takkan berlaga kompetisi musim berikutnya, kami bakal mendapatkan jalan keluar paling baik untuk seluruh pihak, ” katanya.

Manchester United Siap Bajak Griezmann dari Barcelona

Tak kunjung menemui kejelasan transfer ujung tombak Atletico Madrid, Antoine Griezmann dengan Barcelona, membikin salah satu tim Liga Inggris, Manchester United coba menggunakan kondisi itu.

Manchester United dikatakan siap untuk mengerjakan pendekatan dengan Antoine Griezmann dan mau memboyongnya ke Old Trafford. Kabarnya, United siap menyerobot transfer Griezmann yang gencar bakal pindah menuju Nou Camp bareng Barcelona.

Griezmann didambakan gabung dengan Barcelona pada jendela transfer musim panas usai ia memberitahukan bakal pergi dari Atletico lewat pesan video pada para fans minggu kemarin.

Sedangkan, sesuai kabar Mirror yang dilansir Football5star. com, ada kabar dari Spanyol jika didalam ruang ganti Barcelona telah ada pembicaraan soal transfer Griezmann dan ditetapkan untuk tidak bersedia menyambut Griezmann di Nou Camp.

Tentang kondisi yang berlangsung, memberikan kesempatan untuk United mengerjakan pendekatan. Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer, juga siap melepas penyerang Romelu Lukaku untuk menunjang mendanai langkah itu.

Dikatakan, klausul penjualan Griezmann di Atletico sekarang berharga 200 juta € ataupun seharga 3. 2 triliun rupiah. Namun, bakal diturunkan jadi 100 juta € ataupun seharga 1. 6 triliun rupiah pada awal Juli.

Apabila United bisa menyetujui klausul pembelian itu, maka tim bimbingan Ole Gunnar Solskjaer bisa menyerobot Antoine Griezmann dari para rival diantaranya Barcelona. Bukanlah tidak mungkin hal itu terlaksana, karena Solskjaer sudah mengatakan bakal membangun tim kompetitif untuk kompetisi musim berikutnya.

Kantongi Paspor Spanyol, James Belum Pasti Kembali ke Madrid

Pemain berposisi gelandang Bayern Munich, James Rodriguez, secara resmi memegang paspor Spanyol. Dengan begitu, dia dapat tercatat menjadi bintang Uni Eropa seandainya balik lagi menuju tim induknya, Real Madrid.

Laporan dipastikannya James memegang paspor Spanyol memicu spekulasi ia bakal balik lagi jadi opsi kunci pada Real Madrid. Sampai sekarang, lelaki dari Kolombia ini memang tengah melakoni waktu peminjaman bareng Bayern Munich.

Apabila nantinya benar balik lagi menuju Real Madrid, maka James dapat didaftarkan menjadi bintang Eropa. Sebab, peraturan LaLiga mewajibkan tiap-tiap tim cuma diperkenankan punya 3 bintang non-Eropa didalam skuatnya.

Sebelumnya, Madrid telah mendaftarkan 3 anak-anak Brasil yaitu Vinicius Junior, Rodrygo Goes and Eder Militao menjadi bintang Uni Eropa. Berarti, El Real tidak harus panik 4 bintang luar Eropa mereka terbuang sia-sia.

Tapi, tidak jelas juga pencetak goal paling banyak Piala Dunia 2014 itu dapat dengan lancar balik lagi menuju ibukota Spanyol. Alasan ia ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Bayern Munich ialah koneksi yang tidak begitu akur bersama Zinedine Zidane.

Apalagi, Madrid sekarang sedang bersiap-siap mendaratkan Eden Hazard dari Chelsea dengan tarif 100 juta €. Kondisi jadi serba salah sebab bareng Die Roten juga tempatnya tak terlampau aman di mata sang juru tak-tik, Niko Kovac.

Kompetisi musim ini saja, eks adik ipar David Ospina itu cuma bermain di 25 laga pada seluruh turnamen. 7 goal sukses dia catat yang semuanya berlangsung pada turnamen Bundesliga.

Casillas Rindu La Liga serta Tim Nasional Spanyol

Iker Casillas mulai rindu sengitnya rivalitas di LaLiga. Kiper FC Porto itu jua mulai merasakan mau balik lagi menuju ke tim nasional Spanyol. Pemegang 510 caps di Liga Spanyol itu berniat guna pulang ke Liga Spanyol serta menambah catatan bertandingnya.

Lulusan akademi Real Madrid itu melakoni kompetisi musim yang memuaskan di tim yang berbasis di Santiago Bernabeu itu. Sepanjang enam belas musim berlaga di Real Madrid, dia sudah memberi beberapa piala, mencakup Liga Champions.

“Saya lumayan mujur dapat bertarung di La Liga serta sayangnya aku tak ada pada sana sekarang. Apa yang aku kerjakan bersama Real Madrid bakal sukar buat dihidupkan lagi, serta mengulangi kesuksesan ini bakal amat rumit, ” tutur Iker Casillas dilansir Football5star dari Gol.

Casillas sampai-sampai dengan terang-terangan mengatakan jika dia mau pulang ke LaLiga. Walau dia memahami jaman indah di Madrid merupakan era silam yang tidak dapat diulang lagi. “Waktu aku di Madrid merupakan di waktu silam, namun aku mau pulang ke La Liga. ”

Di samping rindu La Liga, Casillas juga mau pulang menambah total pertandingannya di tim nasional Spanyol. Sekitar 3 tahun Casillas tidak berlaga di tim nasional Spanyol.

“Tim nasional bukan ajang yang sudah ditutup. Tak kayak kawan satu tim lain, aku tidak pensiun dari tim nasional. Aku kira ini lain dengan kiper, namun aku menghormati keputusan manajer yang percaya layak buat mendapat kawan satu tim lain sebab anggapannya mereka sedikit lebih bagus, ” minta Casillas.

Dia memberi contoh kesuksesan bintang lain yang lagi-lagi masuk tim nasional. Yaitu Jesus Navas yang sudah lama tidak ikut serta, tapi dapat mendapat kembali panggilan tim nasional.

“Tapi saya memiliki ekspektasi, jadi kenapa tidak? Misalnya, Jesus Navas memperlihatkan ia dapat kembali ke timnas serta saya amat bahagia baginya. ”

Klopp: Mohamed Salah Ujung Tombak Komplet

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengakui kehebatan striker mereka, Mohamed Salah. Menurut dirinya, Salah tidak cuma piawai menyarangkan goal, namun juga membangun serangan.

“Rekor goal Mohamed Salah baik, namun kinerjanya pun amat baik. Ia memainkan laga yang mengesankan melawan Bournemouth,” tutur Klopp pada Soccerway.

Liverpool unggul 3-0 melawan tamunya, Bournemouth, di lanjutan laga Liga Inggris dalam pertandingan yang digelar di Anfield, hari Sabtu (9/2) malam WIB. Di partai itu, Salah menyumbang 1 goal buat The Reds.

Mohamed Salah mencatat namanya pada papan score saat laga sudah berjalan hingga menit 48. Berawal dari operan cantik Roberto Firmino, Salah lalu berhasil menaklukkan penjaga gawang Artur Boruc. Ini merupakan goal ke-20 Salah bareng Liverpool kampanye musim ini.

“Itu persis sepakbola yang dapat ia mainkan serta mau kami mainkan. Salah amat terlibat dalam banyak hal, tak cuma menyarangkan goal namun juga di dalam membuat serangan. Ia kadang-kadang mundur ke belakang, lalu melebar, ia mengerjakannya dengan cara yang mengesankan.”

“Gol yang dicetaknya, aku tak merasa Kamu mendapatkan beberapa bintang yang bakal melakukan apa yang dikerjakan Firmino di kala itu. Kebanyakan bakal coba melepaskan tembakan serta dihadang penjaga gawang, namun dia melakukan sedikit umpan serta Salah kemudian jelas finisher yang lumayan mengesankan,” tutur Klopp.

Dengan hasil positif tersebut, Liverpool balik lagi menuju pucuk klasemen, usai sebelumnya dikudeta Manchester City. The Reds sekarang memborong 65 angka, menang 3 poin atas The Cityzens pada tempat ke 2.

Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Tim Nasional Jerman

Bintang-bintang tim nasional Jerman tidak lagi dapat sesuka hati menggunakan telepon seluler ataupun ponsel. Oliver Bierhoff mengatakan terdapat aturan anyar yang membatasi penggunaan alat komunikasi ini di waktu-waktu tertentu.

Sebagaimana dikabarkan Bild, peraturan tentang penggunaan ponsel ini dimaksudkan buat mempertahankan kekompakan. Bierhoff mau menghalau timbulnya klik di antara semua penggawa yang dapat menghancurkan keharmonisan kesebelasan. Terlebih, tim nasional Jerman sekarang sedang disorot lantaran main jelek selama 2018.

“Saat makan bersama, Kamu tak diperkenankan asyik membaca (di ponsel). Ini merupakan masanya berkumpul bersama. Kamu mesti berbincang-bincang dengan satu sama lainnya. Bintang-bintang juga telah mengerti itu, ” terang Bierhoff sebagaimana dilansir melalui Bild.

Tentang klik, bekas pencetak gol terbanyak Serie A kala memperkuat Udinese ini menganggap harus diwaspadai. Ia menyatakan, kejayaan satu kesebelasan biasanya berawal melalui kekompakan serta harmoni. Itulah yang dianggap mulai terkikis dari tim nasional Jerman.

“Memang benar jika kami mau melakukan pembauran dengan cara lebih disadari. Semua penggawa wajib paham 1 sama lainnya lebih bagus lagi dan membikin momen-momen baik bersama. Ini merupakan basis untuk kejayaan kesebelasan,” terang Bierhoff yang jadi pelatih tim nasional Jerman semenjak 2004 itu.

Tim nasional Jerman sekarang sedang berkumpul buat melakoni pertandingan menghadapi tim nasional Rusia dan menghadapi tim nasional Belanda di partai terakhir UEFA Nations League A. Kemenangan harus didapat Die Mannschaft apabila tidak mau turun kasta menuju UEFA Nations League B. Di pertandingan perdana, anak-anak asuh Joachim Loew ditumbangkan dengan tiga gol tanpa balas oleh pasukan Ronald Koeman.

Dianggap Pemalas, Prancis Malah Sukses Menangkan Piala Dunia 2018

Walau berhasil menggondol jawara Piala Dunia 2018, tim nasional Prancis termasuk menjadi tim yang malas di dalam aspek jarak tempuh serta penguasaan bola.

Federasi Sepakbola Dunia, FIFA, sudah memberitahukan Technical Study Group (TSG) guna Piala Dunia 2018. TSG adalah hasil analisis dengan cara matang yang mengabarkan temuan kuantitatif dari performa semua kesebelasan serta bintang di dalam semua laga pada 1 kompetisi.

Pencapaian temuan itu tersaji di dalam daftar statistik menjadi bahan evaluasi serta pembelajaran. Di Piala Dunia 2018 yang lalu, tim nasional Serbia dinyatakan menjadi tim yang sangat rajin berlari. Sergej Milinkovic-Savic dkk punya rerata jarak tempuh tiap-tiap pertandingan bisa sampai 113 km. Tapi, jarak lari itu tidak bisa menghantarkan mereka melaju menuju fase 16 besar.

Sebaliknya, Prancis yang jadi juara, ada pada posisi ke-28 dari 32 klub peserta. Tim bimbingan Didier Deschamp itu cuma punya rataan jarak tempuh 101 km setiap laga.

Sedangkan di dalam aspek penguasaan bola, tim nasional Spanyol -yang punya rataan paling tinggi bersama nilai 69 persen- terhenti di fase enam belas raksasa usai bertekuk lutut dari tuan rumah Rusia.

Lagi-lagi, tim nasional Prancis memperlihatkan efektivitasnya. Antoine Griezmann dan kawan-kawan di dalam penguasaan bola cuma ada pada tempat 19 bersama rerata 48 persen di dalam tiap-tiap laga.

Walau Prancis terlihat jelek di dalam aspek itu, Wakil Sekretaris Jenderal FIFA, Zvonimir Boban, memperhitungkan jika Les Bleus tetap juara yang pantas.

“Prancis merupakan juara yang pantas. Dibawah penataan yang konsisten dari Didier Deschamps, yang punya visi jelas serta tepat mengenai bagaimana menggunakan bintang-bintang yang terdapat pada tangannya guna maju sepanjang {kemungkinan. Mereka {adalah|merupakan} bintang yang sangat mapan serta {mengesankan} dengan cara keseluruhan,, ” {tutur} Boban

Pelatih Chelsea: Ross Barkley Layak Dipanggil Timnas Inggris

Perkembangan yang dicatat pemain berposisi gelandang Chelsea, Ross Barkley, membikin juru tak-tik Maurizio Sarri meyakini jika dia melengkapi syarat buat kembali mendapat panggilan tim nasional Inggris.

Barkley merasakan perjalanan yang negatif kala mengambil keputusan menyetujui lamaran Chelsea pada jendela transfer pemain pada Januari 2018 silam.

Hal itu lantaran , Barkley hijrah dengan situasi menderita cedera hamstring serta cuma mencatat 5 performa bersama Chelsea satu musim lalu.

Cedera itu dia peroleh semenjak pertama musim kemarin ketika tengah berjersey Everton.

Tapi, juru tak-tik Sarri optimis jika gelandangnya itu sudah memperlihatkan perkembangan yang besar pada kompetisi musim ini.

“Ia menantang, cedera tidak main-main pada 2 kampanye musim paling akhir, namun dia sudah meningkat hari demi hari serta aku kira performa paling bagusnya bakal datang, ” tutur Sarri dilansir BolaSport. com melalui laman Sky Sports.

Malahan, pelatih dari Italia ini percaya jika Barkley pantas mendapat panggilan manajer Gareth Southgate buat mengisi tim nasional Inggris.

Karena bintang berumur 24 tahun ini yang paling baru memperkuat Skuat Tiga Singa telah lumayan lama, yaitu kala melawan Australia pada pertandingan friendly 27 Mei 2016 lalu.

Jadwal terdekat, tim nasional Inggris bakal terlibat dalam pertandingan kontra Kroasia serta Spanyol pada 13 serta 16 Oktober 2018.

“Ia berpotensi jadi bintang kuat. Dari segi kualitas fisik dia amat berpotensi. Dengan cara teknik, dia sedang mengasah kualitas strateginya, ” tutur lelaki 59 tahun kelahiran Kota Naples itu.

“Ia bakal jadi bintang berharga (di skuat ini) serta pun buat tim nasional Inggris, ” tutur Sarri optimis.

Barkley sudah mencatatkan 11 performa terhadap semua turnamen kompetisi musim ini bareng The Blues.

Paling baru, dia membuat 1 umpan serta 1 goal kala The Blues memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 atas Southampton di dalam Matchday ke-8 Liga Inggris, Minggu (7/10).

Mantan Bomber Everton Laporkan Timnya Sendiri di China Tentang Match Fixing

Bomber yang sempat memperkuat Everton, Victor Anichebe sudah melaporkan timnya sendiri, Beijing Enterprises, pada FIFA.

Bintang dari Nigeria itu melaporkan tim kasta ke 2 Liga China atau China League One ini atas tudingan pengaturan laga.

Sesuai kabar Daily Mail yang dilansir BolaSport. com dari Punchng, com, eks striker Everton serta West Brom itu memberikan gugatan usai mengatakan jika ia diminta “tidak berusaha. ”

Tuntutan ini dilakukan oleh juru tak-tik Beijing Enterprises saat 2 peluang, mencakup laga vs musuh domestik mereka.

Victor Anichebe menanyakan instruksi ini, namun ia mengatakan diberitahu oleh teman setimnya: ”Ini China, team saya berbuat apa yang diperintahkan. ”

Bintang berumur 30 tahun ini juga sudah berseteru dengan timnya sendiri semenjak Oktober 2017.

Anichebe juga mendesak nasihat hukum guna memutuskan kasusnya itu.

Pengacara olahraga yang bermarkas di Manchester, Chris Farnell, mendekati pelatih umum Beijing atas nama Anichebe.

Tapi, somasi buat tindakan itu sudah dilupakan 2 kali, serta tindakan lainnya masih perlu dieksekusi.

Di sisi lain, Anichebe mengakui tak sekalipun keberatan untuk berlaga selama ini.

Perselisihan ini membuat dirinya kehilangan 1 musim karier berlaga, di mana ia mengatakan telah kehilangan posisi di tim nasional Nigeria di Piala Dunia 2018.

Padahal, ia percaya apabila berlaga dengan teratur di level yang kompetitif bakal dipanggil tim nasional negerinya.

Kini, bintang yang sempat bermain untuk Sunderland itu sudah membuat pengaduan, yang masih perlu ditolak oleh tim, hingga FIFA berharap bakal memperoleh tindakan tegas guna hal itu.

Sepakbola China sudah dikacaukan oleh tudingan pengaturan laga di waktu silam.

Punggawa Yang Sempat Kalahkan Messi & CR7 Dari Apresiasi Individu

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah mendominasi didalam dunia sepakbola dan membentuk duopoli yang tidak bisa digeser oleh siapa pun. Mereka menjuarai tidak sedikit piala dan meraih beraneka macam rekor didalam sepakbola.

Disamping itu, mereka pun telah memenangi sejumlah apresiasi individu lebih banyak dari pemain yang lainnya didalam sejarah. Mereka share 9 penghargaan Ballon d’Or, 7 Pichichi, 7 Sepatu Emas Eropa, 10 penghargaan Top Scorer UEFA dan masih banyak lagi.

Bandar Bola

Oleh sebab itu, tingkat kompetisi Messi dan Ronaldo telah berada jauh di atas punggawa yang lain. Bila ada punggawa yang berminat berkompetisi dengan mereka tentu dapat dikatakan kesempatan mereka agar unggul sangat terbatas.

Walaupun demikian, terdapat sejumlah punggawa yang sukses mengungguli Messi dan Ronaldo didalam perebutan penghargaan individu. Siapa sajakah mereka? Dibawah ini daftarnya.

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann merupakan salah satu striker cemerlang di planet ini. Punggawa Prancis tersebut ialah punggawa yang cukup berpengaruh di tim komando Diego Simeone. Keahliannya menghasilkan gol dan semangatnya demi memotivasi timnya berkembang sudah membantunya memperoleh torehan yang mengagumkan didalam karirnya. Griezmann merupakan salah satu punggawa yang sempat menaklukan Messi dan Ronaldo didalam perebutan penghargaan individu.

Di tahun 2016, Griezmann menaklukan mereka berdua didalam penghargaan Pemain Terbaik La Liga jelang menduduki posisi ke-3 didalam penghargaan Ballon d’Or 2016. Ini bukan suatu prestasi yang kecil dan pemain Prancis tersebut telah melakukan banyak hal hingga pantas masuk didalam daftar.

Diego Forlan

Bekas pesepakbola Atletico Madrid tersebut merupakan penyerang yang lumayan mematikan di masa jayanya. Pesepakbola Uruguay itu mempunyai rekor gol yang mengagumkan di La Liga Spanyol. Tak heran bila Forlan sempat menaklukan Messi dan Ronaldo didalam perebutan penghargaan individu.

Di tahun 2009, Diego Forlan memenangi penghargaan pencetak gol paling banyak La Liga usai menghasilkan 32 gol didalam 33 pertandingan untuk Atletico Madrid di musim 2008/09. Di tahun yang sama, ia pun memenangi penghargaan Sepatu Emas Eropa.

Neymar

Ketika bergabung bersama Barca dari Santos di 2013, semua orang berasumsi Neymar sebagai prospek besar. Banyak yang memperkirakan Neymar dapat menggeser dominasi Messi dan Ronaldo.

Neymar adalah pesepakbola yang paling berpengaruh di Eropa usai memenangkan beragam piala dan penghargaan individu. Dia merupakan satu dari sedikit pesepakbola yang berbagi penghargaan atau menaklukan mereka didalam perebutan penghargaan individu.

Pertama, Neymar menaklukan Lionel Messi didalam penghargaan Puskas Award di tahun 2012 jelang kemudian berbagi penghargaan top skor Liga Champions dengan ikon Barca dan Real Madrid tersebut, ketika ia menghasilkan gol ke-10 di final Liga Champions 2015 menghadapi Juve.

Neymar pun berbagi panggung dengan Messi dan Ronaldo di Balon d’Or 2015 dengan menduduki ranking ke-3.

Luis Suarez

Penyerang Barca ini dapat dikatakan jadi legenda sebab keahlian menghasilkan golnya begitu luar biasa. Ia telah menghasilkan banyak gol bagi Ajax, Liverpool dan Barca.

Luis Suarez pun sempat menaklukan Messi dan Ronaldo didalam perebutan penghargaan individu. Pertama, ia berbagi penghargaan Sepatu Emas Eropa bersama Cristiano Ronaldo di 2014 usai menghasilkan 31 gol untuk Liverpool di musim 2013/14. Di 2016, ia mengungguli ke-2 pesepakbola tersebut ketika ia memperoleh Sepatu Emas Eropa untuk ke-2 kalinya usai menghasilkan 40 gol untuk Blaugrana di musim 2015/16.

Selain itu, Suarez pun sempat menaklukan Messi dan Ronaldo demi merengkuh trofi Pichichi usai menghasilkan gol paling banyak di La Liga di musim 2015/16. Di tahun yang sama, Suarez berbagi podium bersama mereka didalam penghargaan Pesepakbola Terbaik UEFA .