Dianggap Pemalas, Prancis Malah Sukses Menangkan Piala Dunia 2018

Walau berhasil menggondol jawara Piala Dunia 2018, tim nasional Prancis termasuk menjadi tim yang malas di dalam aspek jarak tempuh serta penguasaan bola.

Federasi Sepakbola Dunia, FIFA, sudah memberitahukan Technical Study Group (TSG) guna Piala Dunia 2018. TSG adalah hasil analisis dengan cara matang yang mengabarkan temuan kuantitatif dari performa semua kesebelasan serta bintang di dalam semua laga pada 1 kompetisi.

Pencapaian temuan itu tersaji di dalam daftar statistik menjadi bahan evaluasi serta pembelajaran. Di Piala Dunia 2018 yang lalu, tim nasional Serbia dinyatakan menjadi tim yang sangat rajin berlari. Sergej Milinkovic-Savic dkk punya rerata jarak tempuh tiap-tiap pertandingan bisa sampai 113 km. Tapi, jarak lari itu tidak bisa menghantarkan mereka melaju menuju fase 16 besar.

Sebaliknya, Prancis yang jadi juara, ada pada posisi ke-28 dari 32 klub peserta. Tim bimbingan Didier Deschamp itu cuma punya rataan jarak tempuh 101 km setiap laga.

Sedangkan di dalam aspek penguasaan bola, tim nasional Spanyol -yang punya rataan paling tinggi bersama nilai 69 persen- terhenti di fase enam belas raksasa usai bertekuk lutut dari tuan rumah Rusia.

Lagi-lagi, tim nasional Prancis memperlihatkan efektivitasnya. Antoine Griezmann dan kawan-kawan di dalam penguasaan bola cuma ada pada tempat 19 bersama rerata 48 persen di dalam tiap-tiap laga.

Walau Prancis terlihat jelek di dalam aspek itu, Wakil Sekretaris Jenderal FIFA, Zvonimir Boban, memperhitungkan jika Les Bleus tetap juara yang pantas.

“Prancis merupakan juara yang pantas. Dibawah penataan yang konsisten dari Didier Deschamps, yang punya visi jelas serta tepat mengenai bagaimana menggunakan bintang-bintang yang terdapat pada tangannya guna maju sepanjang {kemungkinan. Mereka {adalah|merupakan} bintang yang sangat mapan serta {mengesankan} dengan cara keseluruhan,, ” {tutur} Boban

Leave a Reply